Site Loader

Kuliah di luar negeri memang menyimpan sederet perbedaan ketimbang berkuliah di dalam negeri.

Bukan cuma soal kurikulum, melainkan juga soal biaya hidup. Apalagi kita tahu sendiri, tak ada negara yang populer menjadi tujuan berkuliah, yang menerapkan biaya hidup rendah. Contohnya saja negara-negara di Eropa, atau Amerika. Setuju, nggak?

Nah! Karenanya, kadang-kadang mencari pekerjaan sampingan sambil berkuliah menjadi solusi yang disasar para mahasiswa di luar negeri. Dengan melakoni pekerjaan sampingan sembari menjadi mahasiswa, kita tentu jadi bisa mendapatkan tambahan biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Asyik, kan?

Lantas, kira-kira pekerjaan sampingan seperti apa saja, ya, yang bisa dilakoni mahasiswa yang berkuliah di luar negeri? Barangkali termasuk kamu saat ini? Coba intip beberapa jenis pekerjaan ini, yuk! Setelah memilih pekerjaan sampingan mana yang paling sesuai preferensi kamu, yuk, segera cari lowongan!

Barista

Ilustrasi Barista (sumber foto: Pixabay)

Untuk kamu pencinta kopi, kamu tentu bisa melamar menjadi barista part time di coffee shop.

Yang perlu kamu perhatikan, pastikan coffee shop tujuanmu memang menerima karyawan part time dan kamu pun harus mengerti dulu tentang dasar-dasar profesi barista. Lumayan, kan? Selain mendapat uang saku tambahan, barangkali kamu pun jadi bisa ngopi gratis! He-he-he…

Pramusaji

Ilustrasi Pramusaji (sumber foto: Pixabay)

Tak sedikit mahasiswa yang berupaya mencari uang tambahan dengan menjadi pramusaji. Bahkan bukan hanya mahasiswa asing, mahasiswa lokal pun banyak yang berkuliah sambil bekerja sampingan menjadi pramusaji, lho!

Bukan tanpa alasan. Pekerjaan sebagai pramusaji hampir bisa dilakukan oleh semua orang. Lagipula, pekerjaan sampingan sebagai pramusaji terkadang tak banyak menuntut keahlian khusus. Kita hanya perlu bersikap ramah, cekatan, dan mampu berbahasa asing.

Bayarannya? Bisa dibilang lumayan! Jumlah penghasilan kita biasanya dihitung berdasarkan shift yang kita ambil dan berapa lama kita bekerja. Semakin lama, maka semakin besar juga bayaran yang bisa kita peroleh.

Pramuniaga atau kasir

Ilustrasi Kasir (sumber foto: Pixabay)

Pekerjaan sampingan sebagai pramuniaga atau kasir juga bisa dicoba. Kita bisa bekerja part time untuk menjadi seorang pramuniaga. Sama seperti pramusaji, bayaran yang bisa kita terima dengan melakoni pekerjaan sampingan ini juga bisa dibilang lumayan. Keuntungan lainnya, kita bisa menyesuaikan jam kerjanya dengan waktu kuliah.

Bagaimana dengan kasir? Pekerjaannya jelas nggak jauh beda. Pekerjaan sampingan sebagai kasir menuntut kita untuk melayani transaksi konsumen. Tantangannya, karena bakal sering berurusan dengan uang, kita tentu mesti lebih berhati-hati.

Baby Sitter

Berani Coba Jadi Baby Sitter? (sumber foto: Pixabay)

Kamu suka bermain dengan anak kecil? Lalu, kamu juga sabar untuk menghadapi tingkah anak kecil yang lucu, menggemaskan, namun terkadang juga susah diatur? Kalau jawabannya iya, barangkali itu tandanya kamu cocok kalau memilih pekerjaan sampingan sebagai pengasuh anak kecil alias baby sitter.

Yup! Siapa bilang pekerjaan ini nggak bisa dijadikan pekerjaan sampingan? Kita bisa, kok, menjadi baby sitter secara part time sembari berkuliah di luar negeri. Banyak juga mahasiswa asing yang akhirnya memilih bekerja sebagai baby sitter untuk mendapatkan uang tambahan.

Meski pekerjaan ini lebih banyak dilakoni perempuan, bukan berarti kamu yang laki-laki tidak boleh mencoba menjajal pekerjaan ini. Selama kamu sabar dan dapat berkomunikasi baik dengan anak kecil, kamu pasti bisa melakoni pekerjaan sampingan sebagai baby sitter ini dengan baik.

Kamu bisa memilih untuk bekerja dengan keluarga keturunan Indonesia supaya bisa lebih akrab dan tidak perlu banyak melakukan penyesuaian kerja. Bekerja dengan keluarga warga lokal di negara tempat kamu berkuliah juga boleh-boleh saja. Akan tetapi, perlu diingat, jarang sekali ada masyarakat asing yang menggunakan jasa baby sitter.

Tour Guide

Tour Guide (sumber foto: Pixabay)

Dari sekian banyak jenis pekerjaan sampingan yang mungkin kamu lakukan, jelas saja menjadi tour guide adalah salah satu pekerjaan yang paling menarik! Mengapa? Karena kamu bisa jalan-jalan, bertemu orang baru, dan paling nikmat lagi, kamu juga bisa menikmati uang saku tambahan atas jasa kamu!

Lebih enak lagi, kalau kamu menjadi tour guide para pelancong yang berasal dari Indonesia. Tentu, komunikasi kamu berjalan lebih mudah karena kesamaan bahasa dan budaya. Bayaran sebagai tour guide juga tak kalah lumayan, lho!

Yang perlu diingat, sebelum menjadi tour guide, pastikan kamu sendiri sudah menguasai tempat tinggalmu di luar negeri, ya! Lalu, jangan lupa catat tempat-tempat menarik yang sering dijadikan tempat wisata. Pun belajarlah membuat itinerary sesuai dengan tujuan wisatawan yang menggunakan jasa kamu!

Nah, kalau kamu tertarik ingin menjadi tour guide, kamu bisa juga lho, langsung mendaftar jadi Buddy di TravelBuddy. Untuk info lebih lanjut, langsung cek situs kami ya di http://www.travelbuddy.id.

Jeanett Verica

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Visit Our Website

travelbuddy.id

Archives

Categories